Segarnya Nanas Indonesia Tembus Italia

Selasa, 04 Juli 2017, 12:01 WIB

Nanas

AGRONET – Masyarakat Italia kini dapat menikmati segarnya nanas Indonesia. Hal tersebut terjadi sejak Juni 2017 saat importir Italia, SAMA SpA, mulai mendatangkan buah tersebut dari Indonesia. ”Sekarang nanas Indonesia dapat pula menembus pasar Italia,” Ujar Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Italia, Esti Andayani di Pelabuhan Kota Venezia.
Esti bersama Atase Pertanian, Atase Perdagangan KBRI Roma serta Giorgio Masiero dari SAMA SpA menyaksikan pembongkaran peti kemas pertama nanas tersebut. Sebanyak 18 ton nanas satu peti kemas tersebut dibongkar, dan bernilai sekitar 10 ribu dolar AS. Rencananya, hingga akhir tahun 2017, akan didatangkan sekitar 20 peti kemas.
Selama ini, Italia lebih banyak mengimpor nanas dari negara-negara Karibia maupun Afrika. Waktu pengiriman nanas dari kawasan tersebut pada umumnya lebih cepat seminggu dibanding dari Indonesia yang perlu waktu hampir sebulan. Meskipun demikian, nanas Indonesia tetap dapat bersaing dengan nanas dari berbagai negara lain.
Untuk mendatangkan nanas tersebut, SAMA SpA bekerja sama dengan PT Great Giant Food. Untuk itu, buah tersebut harus lolos penilaian untuk memenuhi standar kualitas Uni Eropa. Penilaian terdiri dari kualitas, keamanan pangan hingga etika usaha perusahaan. Menurut Yusral Tahir, Atase Pertanian RI di Roma, potensi nanas sebagai andalan ekspor cukup besar. Masalah standar kualitas sering menjadi penghambat untuk memaksimalkan ekspor.
Nanas merupakan komoditi buah unggul ketiga di Indonesia setelah pisang dan mangga. Produksi nanas di Indonesia mencapai 1,84 juta ton per tahun. Daerah yang menjadi sentra produksi nanas adalah Sumatra Utara, Jambi, Lampung, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Importir Italia itu sudah memiliki rencana matang untuk mengimpor nanas Indonesia hingga tahun 2020. Selain itu, juga tengah menjajaki impor pisang mengingat kebutuhan pisang segar di negeri pizza itu lima kali lipat lebih tinggi dibanding nanas segar.*