Pencapaian Kinerja 4 Tahun Kementerian Pertanian

Harga Pangan Stabil Selama 4 Tahun

Rabu, 24 Oktober 2018, 15:17 WIB

Sekjen Kementan, Syukur Iwantoro (kanan). | Sumber Foto:Ratno Fadillah

AGRONET--Dalam jumpa pers yang digelar Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian (Kementan), pada hari Rabu (24/10), Syukur Iwantoro, melakukan resume capaian kinerja Kementerian Pertanian dibawah kepemimpinan Andi Amran Sulaiman selama empat tahun ini. Langkah pertama yang dilakukan Kementan untuk melakukan perubahan yang progresif adalah dengan merevisi Perpres Nomor 172 Tahun 2014 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Perpres Nomor 172 Tahun 2014 ini merupakan perubahan atas Perpres No 54 Tahun 2010. 

Dasar hukum ini menjadi penting untuk mengatasi kendala pengadaan benih, pupuk, alsintan, dan lain-lain, agar lebih cepat. Dengan adanya Perpres Nomor 172 yang sebelumnya pengadaan barang harus melalui lelang yang memakan waktu lama. Diganti dengan sistem penunjukkan langsung. Selain itu, juga dilakukan perubahan pola tanam dengan melakukan mekanisasi pertanian. Pengadaan alsintan ini juga cukup melalui proses e-catalog.

Dalam bidang peternakan, percepatan yang dilakukan adalah dengan mengadakan program UPSUS SIWAB (upaya khusus Sapi Indukan Wajib Bunting). Pengadaan varietas unggul sapi juga diadakan, dengan cara mendatangkan sperma beku sapi Belgian Blue. Sehingga dapat dikawinsilangkan dan dibudidayakan di Indonesia. Pengadaan varietas unggul ini juga dilakukan terhadap hortikultura. 

Selain itu, pemantauan alat dan mesin pertanian (alsintan) juga dilakukan agar pemanfaatannya dapat lebih maksimal. Sehingga tak ada lagi alsintan yang menganggur. 

Capaian kinerja ini juga tak luput dari dukungan oleh seluruh stakeholder. Dari pusat, daerah, perangkat desa, kementerian desa, Perum Bulog, Kementerian BUMN, dan dukungan TNI, membuat kinerja empat tahun ini  cukup signfikan. Hal ini dapat terbukti inflasi pangan mengalami penurunan yang cukup tajam. Pada tahun 2017 inflasi pangan sebesar 1,26 persen turun 88,9 persen dari sebelumnya tahun 2013 sebesar 11,35 persen. Ini menunjukkan bahwa harga-harga pangan selama empat tahun terakhir stabil. (222)