
Susu Kedelai Fermentasi | Sumber Foto:Humas UGM
AGRONET - Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Jawa Tengah hasilkan susu kedelai fermentasi. Imroatus Sholikha, salah seorang peneliti, menjelaskan, ”Rasa dan bau yang langu menyebabkan susu kedelai kurang diminati masyarakat. Kondisi tersebut membuat kami melakukan inovasi terhadap susu kedelai. Salah satunya dengan fermentasi.”
Rasa dan bau langu pada susu kedelai dapat berkurang dengan teknik fermentasi. Terlebih dengan pemanfaatan bakteri Lactobacillus plantarum Dad-13 yang dapat meningkatkan kadar isoflavon. Isoflavon merupakan salah satu antioksidan yang berperan mencegah atau menurunkan risiko penyakit metabolik, seperti hipertensi dan hiperkolesterol. Mengingat begitu banyak manfaat yang diperoleh dengan mengonsumsi susu kedelai, diharapkan minat masyarakat dapat meningkat dengan dihasilkannya susu kedelai fermentasi.
Susu kedelai mempunyai beberapa kelebihan, antara lain; tidak mengandung kolesterol, tidak menyebabkan alergi, dan cocok untuk penderita intoleransi laktosa (ketidakmampuan seseorang untuk mencerna laktosa). Seperti diketahui laktosa terdapat pada susu sapi dan terkadang mengakibatkan diare.
”Nilai tambah dari susu kedelai fermentasi di antaranya dapat menurunkan tekanan darah dan terjadi perubahan yang signifikan pada kadar kolesterol total,” papar Imroatus. Imroatus Sholihati tidak sendiri melakukan penelitian susu kedelai fermentasi. Rizka Hesti Anggraini, Farah Nadia Karima, Anggi Laksmita Dewi, dan Aprilia Ayu Sholihati Nafisah adalah sederet nama yang menjadi tim Imroatus. Mereka melakukan penelitian di bawah bimbingan dr. Arta Farmawati dan Prof. Dr. Ir. Endang Sutriswati Rahayu MS.
Susu Kedelai Fermentasi ini merupakan hasil karya mahasiswa UGM dalam Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM). Setelah melalui proses seleksi, monitoring, dan evaluasi, Susu Kedelai Fermentasi berhasil mengantar Imroatus beserta tim melangkah menuju Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).
PIMNAS adalah sebuah ajang bergengsi tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia. Tak hanya di ajang Nasional, dalam World Congress on Nutrition, Food Science & Public Health di Tokyo, Jepang, Imroatus juga akan mempresentasikan Susu Kedelai Fermentasi. (Humas UGM/269)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










