
Buah tin memiliki banyak sekali khasiat dan gizi apabila dikonsumsi. | Sumber Foto:istimerwa
AGRONET -- Buah tin merupakan buah yang berasal dari negara Arab, kemudian buah ini banyak menyebar ke negara-negara bagian Eropa, Asia dan Australia. Pohon tin (Ficus carica), figs atau pohon ara merupakan pohon yang terkenal sebagai buah suci dari taman surga. Julukan ini di dapatkan oleh buah tin karena buah ini disebutkan di dalam al-quran. Walaupun begitu harga buah tin juga relatif murah.
Buah tin disebutkan di dalam al-quran surah at-tin. Buah tin memiliki posisi yang sama dengan buah zaitun, yaitu buah yang sering diandalkan saat zaman rasulullah S.A.W. Buah tin juga memiliki banyak sekali khasiat dan gizi apabila dikonsumsi. Karena hal itu banyak orang yang menggunakan buah tin untuk menjadi obat.
Di indonesia, buah tin susah untuk dicari. Tetapi banyak orang yang mencarinya. Jadi buah tin di Indonesia bisa dijadikan lahan penghasilan ataupun bisa kamu manfaatkan sendiri.
Mencangkok Pohon Tin
Ada beberapa cara untuk membudidaya buah tin, salah satunya adalah dengan cara mencangkok. Ada beberapa tahap yang harus dilakukan untuk budidaya buah tin dengan cara mencangkok. :
Budidaya Buah Tin dengan Stek Batang
Cara satu lagi cara budidaya buah tin adalah dengan cara stek batang. Cara ini tidak jauh berbeda dengan cara mencangkok, sebagai berikut :
Bibit tanaman buah tin baik hasil cangkokan ataupun hasil stek lebih baik ditanam di dalam pot. Untuk menanam pohon tin di dalam pot kamu membutuhkan campuran tanah, cocopeat, kotoran kambing dan sekam mentah dengan perbandingan 1:1. Pohon tin ini pun mempunyai cara merawat yang khusus, karena tanaman ini berasal dari negara dengan cuaca panas.
Merawat Pohon Tin
Buah tin mempunyai karakteristik sama dengan buah yang tumbuh di negara arab, seperti zaitun dan kurma. Tanaman-tanaman ini adalah jenis tanaman yang membutuhkan sinar matahari yang lebih. Maka dari itu, buah tin lebih susah berbuah di negara yang mempunyai iklim tropis seperti indonesia. Maka dari itu pohon tin juga harus memiliki perawatan yang sama dengan negara asalnya. Perawatan untuk pohon tin adalah sebagai berikut.
Penyiraman
Pohon tin biasa hidup di daerah yang panas, jadi tidak perlu menyiramnya setiap hari. Penyiraman dilakukan secara berkala, seperti 4 hari sekali. Dan pada saat musim penghujanan pohon tin tidak perlu di siram sama sekali. Baiknya, buah tin ditanam saat musim panas sehingga lebih mudah untuk berbuah.
Cahaya Matahari
Karena di negara arab sangatlah panas, jadi pohon tin membutuhkan cahaya matahari yang banyak. Karena itu, jangan sampai ada sesuatu yang menghalangi cahaya sinar matahari untuk menerangi pohon tin ini. Apabila sinar matahari tidak diberikan sesuai kebutuhannya, pohon tin akan lebih susah tumbuh dan berbuah.
Pemupukan
Pemupukan pohon tin pada awal penanamannya hanya membutuhkan pupuk daun dengan dosis secukupnya. Setelah berumur 2 tahun, barulah pohon tin diberi pupuk kandang. Tujuannya agar daun pohon tin tidak mudah rontok dan untuk mempercepat pembuahan.
Hama dan Penyakit
Gunting daun-daun yang sudah mengering dan menguning. Hal ini biasanya dikarenakan virus yang ada pada daun, Jadi untuk mencegah menular ke daun lainnya, daun yang telah menguning harus dipotong. Kalau tidak dipotong ada kemungkinan semua daun akan ikut menguning dan pohon tidak dapat melakukan metamoforsis.
Waspadai juga keberadaan hama penggerek batang. Hama ini dapat membuat batang pohon tin menjadi keropos dan mudah patah. Pencegahan untuk hama ini adalah dengan cara menyuntikan obat tanaman pada bagian batangnya. Baiknya, tambahkan nutrisi pembantu berupa perangsang akar dan batang.(234)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










