
Ikan Gabus | Sumber Foto:Freepik
AGRONET -- Budidaya ikan gabus (Channa striata) semakin diminati karena permintaan pasar yang tinggi dan kandungan protein ikannya yang sangat baik. Salah satu metode budidaya yang efisien dan ekonomis adalah dengan menggunakan media kolam terpal. Teknik ini cocok bagi pembudidaya dengan lahan terbatas namun ingin memperoleh hasil maksimal.
Langkah pertama dalam budidaya ikan gabus dalam terpal adalah menyiapkan kolam. Pilih lokasi yang datar dan terhindar dari banjir. Ukuran kolam bisa disesuaikan dengan kebutuhan, namun umumnya berukuran 3x4 meter atau lebih. Gunakan rangka dari bambu, besi, atau kayu sebagai penopang, lalu pasang terpal dengan rapi agar tidak bocor. Isi kolam dengan air setinggi 60–80 cm dan diamkan selama 5–7 hari agar terbentuk ekosistem mikro alami.
Setelah kolam siap, lakukan penebaran benih. Gunakan benih ikan gabus yang sehat dan berukuran seragam (sekitar 5–7 cm) untuk menghindari kanibalisme. Sebaiknya benih diaklimatisasi terlebih dahulu dengan cara memasukkan kantong berisi benih ke dalam kolam selama 30 menit, kemudian buka kantong perlahan agar benih dapat menyesuaikan diri dengan suhu air kolam.
Pakan merupakan faktor penting dalam budidaya ikan gabus. Ikan ini tergolong karnivora, sehingga memerlukan pakan dengan kandungan protein tinggi. Pembudidaya dapat memberikan pakan alami seperti ikan rucah, keong, atau pelet dengan kadar protein 30–40%. Frekuensi pemberian pakan dilakukan 2–3 kali sehari, pagi dan sore.
Selama masa pemeliharaan, kebersihan kolam dan kualitas air harus dijaga. Gantilah air kolam sebagian (sekitar 30%) setiap 1–2 minggu untuk menghindari penumpukan amonia. Selain itu, perhatikan pertumbuhan ikan dan lakukan sortir jika perlu untuk mencegah kanibalisme antar individu yang berbeda ukuran.
Dengan teknik budidaya yang tepat, panen ikan gabus bisa dilakukan setelah 3–5 bulan pemeliharaan, tergantung pada ukuran yang diinginkan pasar. Budidaya dalam kolam terpal ini menjadi solusi praktis dan ekonomis bagi petani ikan pemula maupun yang ingin meningkatkan produktivitas usaha budidaya.
?
Sumber :
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia, Entikong
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










